Progres Sensus Ekonomi 2026 di Lampung Selatan Capai 80 Persen

Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama ikut menjalani Sensus Ekonomi BPS Lamsel di Rumah Dinas Bupati
Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama ikut menjalani Sensus Ekonomi BPS Lamsel di Rumah Dinas Bupati, Selasa 8 September 2026. Foto: Diskominfo Lamsel

KALIANDA — Tak ada yang luput dari pendataan. Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Radityo Egi Pratama ikut menjalani Sensus Ekonomi BPS Lamsel di Rumah Dinas Bupati, Selasa 8 September 2026.

Pendataan terhadap Bupati Egi menjadi bagian dari pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 secara menyeluruh untuk memotret kondisi ekonomi dan karakteristik masyarakat di Lamsel.

Usai didata, Bupati Egi memastikan dirinya telah resmi tercatat.

“Sudah resmi terdata dan tersensus di Sensus Ekonomi Lamsel,” ujar Egi.

Semua Pihak Wajib Didata

Kepala BPS Lamsel, Eko Purnomo mengatakan prinsip sensus adalah pendataan total. Tak ada pengecualian, termasuk kepala daerah.

“Kalau sensus, semua harus didata, termasuk Pak Bupati,” tegas Eko.

Ia menjelaskan pendataan disesuaikan dengan kondisi responden. Untuk Bupati Egi, data yang dihimpun terkait aktivitas dan kedudukannya sebagai Bupati Lamsel.

“Setelah disensus, karena Bapak keluarga tunggal, jadi terkait keterangan Bapak saja sebagai Bupati di Lamsel,” jelasnya.

Target Selesai 15 September

Eko menyebut pelaksanaan Sensus Ekonomi di Lamsel kini mendekati tahap akhir. BPS menargetkan seluruh pendataan selesai pertengahan September 2026.

“Perkembangan sensus di Lamsel alhamdulillah sudah hampir selesai. Mungkin 15 September kita selesai,” ungkapnya.

Dari sisi verifikasi, pendataan usaha dan keluarga telah melampaui target. Keluarga dan usaha yang terverifikasi dan berdomisili di Lamsel kini mencapai hampir 80 persen.

Pertanian Masih Dominan

Eko menyebut Sensus Ekonomi tidak hanya menghitung jumlah usaha, tetapi juga memotret perkembangan ekonomi, jumlah penduduk, dan kondisi keluarga.

Usaha masyarakat dikelompokkan ke dalam dua sektor, yaitu pertanian dan nonpertanian. Berdasarkan hasil sementara, pertanian masih paling dominan di Lamsel.

“Usaha ada dua, yaitu pertanian dan nonpertanian. Yang paling banyak di Lamsel tetap pertanian. Karena sesuai juga dengan potensi di Lamsel itu pertanian,” ujar Eko.

Data hasil Sensus Ekonomi nantinya diharapkan menjadi dasar penentuan arah kebijakan dan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran. (kmf)

Related posts

Leave a Comment